Global Marketing Communication’s Weblog

April 21, 2008

Honda, Respect for the Individual—Satisfy Every One of You!

Diarsipkan di bawah: Studi Kasus Individu — anindhityasasti @ 8:52 pm

Ada tiga aktivitas dasar dalam sebuah organisasi—operasi, keuangan, dan penjualan/pemasaran. Setiap elemen fungsional terpisah satu sama lain dan memiliki areanya sendiri dan tanggung jawab aktivitas masing-masing. Namun, pelanggan dan konsumen tidak melihat organisasi sebagai elemen yang terpisah dengan fungsi sendiri-sendiri. Mereka melihat perusahaan secara keseluruhan, sehingga mereka menuntut setiap elemen dapat menjawab keinginan dan kebutuhan mereka. Karena itulah Honda membalik pemikiran manajemen tradisional: Honda memulai dengan pandangan pelanggan tentang perusahaan dan bekerja berdasarkan itu. Ini memungkinkan pendekatan manajemen yang memenuhi kebutuhan konsumen, bukannya struktur organisasi dan flowchart untuk memenuhi tujuan manajerial.

          Dari saat pertama kali memulai usahanya, Honda sudah bekerja berdasarkan pandangan konsumen, bukan berdasarkan tujuan manajerial seperti profit. Saat itu, akibat Perang Dunia II, Jepang mengalami krisis keuangan dan bahan bakar, namun tetap membutuhkan fasilitas transportasi. Soichiro Honda, dengan memanfaatkan pabrik manufakturnya, memasang sebuah mesin pada sebuah sepeda yang menjadikannya alat transportasi murah dan efisien. Saat ini pandangan konsumen tentang Honda adalah sebagai produk yang inovatif yang dilengkapi mobilitas dan juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Honda bekerja berdasarkan itu, selalu berusaha membuat inovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mobil hybrid ciptaan Honda adalah kasus nyatanya—sebuah inovasi yang didedikasikan untuk masyarakat.

          Honda memiliki tipe struktur manajemen yang unik dan sangat cocok untuk perusahaan yang memasarkan produknya secara global. Struktur ini bergantung pada konsep yang secara total berorientasi pada pelanggan dan mengembangkan dan memberikan pelayanan untuk memuaskan kebutuhan konsumen lewat pendekatan yang terfokus. Tim pemasaran fokus pada pelanggan di manapun pelanggan atau prospek dilokasikan. Tujuannya adalah untuk mengatur pelanggan, bukan produk atau jasanya. Hal ini terlihat dari prinsip perusahaan, di mana mission statement-nya berbunyi “Mempertahankan pandangan pemasaran secara global, Honda berdedikasi untuk menyuplai produk dengan kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau untuk kepuasan pelanggan di seluruh dunia”.

Dreams—mimpi menginspirasi Honda untuk menciptakan produk inovatif yang yang dilengkapi mobilitas dan juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan tertentu dari pelanggan di region berbeda di seluruh dunia, Honda bergantung pada jejaringan penjualannya, penelitian, dan sentral pengembangan dan fasilitas pembelian di setiap region. Lebih jauh lagi, sebagai perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap warga negara, Honda berjuang untuk memenuhi isu penting lingkungan dan keselamatan.

Honda percaya pelanggannya layak mendapatkan level tertinggi dari keamanan tidak peduli harga maupun ukuran dari kendaraan yang dibutuhkan oleh pelanggan. Lewat teknologi dan inovasi, Honda mengembangkan level perlindungan yang lebih tinggi untuk pengendara dan semua penumpang di mobil Honda. Pada saat yang bersamaan, Honda membuat komitmen akti untuk melengkapi keamanan untuk pemilik mobil lain bahkan untuk para pejalan kaki. Sebagai pemimpin, Honda melihat melebihi peraturan pemerintah, mempelajari situasi sebenarnya di dunia untuk mengembangkan teknologi keamanan yang baru.

“So, let’s enter a race together. A race for the benefit of all customers and the global environment…” (Takeo Fukui, President and CEO of Honda)

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Blog pada WordPress.com.