Ela Bestia – 0905010263
Case Study individu minggu ke-X
Manchester United (MU)
Setelah pencapaian yang sangat luar biasa yang diperoleh oleh MU baik itu di lapangan ataupun diluar lapangan, MU dipertimbangkan sebagai brand olahraga nomor satu di dunia. Pengembangan paham saling pengertian antara brand/club dengan fansnya merupakan kunci penting bagi MU dalam menjalankan strategi bisnisnya, salah satunya dengan memahami kebutuhan fansnya yang tersebar di seluruh dunia.
Visi club tersebut adalah memiliki CRM (Costumer Relationship Management) yang merupakan solusi dari bisnisnya yaitu untuk mengatur hubungan yang kuat antara brand dan supporters dalam sebuah basis global. Dasar dari pencapaiannya adalah mendapatkan informasi tentang fans/supporters dan bagaimana mereka bisa berinteraksi dengan club. Salah satu usaha CRM-MU adalah menggunakan teknologi SmartFocus, Sebuah perusahaan software multi-channel marketing internasional yang menyediakan intelligent marketing software dan jasa.
Smartfocus menyediakan market leading Campaign Management and Marketing Analytics technology. Dilengkapi juga dengan jasa konsultasi untuk membangun hubungan costumer dengan MU melalui berbagai transaksi. Elemen penting dari solusi Smartfocus adalah manajemen data internasional, dan khususnya data yang berasal dari Asia. Karena diindikasikan fans MU paling banyak berasal dari Asia. Selama proses seleksi data, MU menekankan fakta bahwa mereka tidak mencari hanya supplier, melainkan partner bisnis jangka panjang, dalam hubungan yang transparan.
Salah satu contoh partner bisnis MU yang lain adalah Vodafone, perusahaan yang menyediakan ponsel dan aksesorisnya. Pada perjanjian mereka, dalam setiap kampanye Vodafone, boleh menggunakan logo MU, karena menurut mereka, dan memang kenyataannya, dengan menggunakan logo MU atau atribut yang berkaitan dengan MU, dapat menarik gairah orang untuk membeli produk tersebut. Untuk desain ponsel dan aksesorisnya Vodafone menggunakan nuansa merah dan atribut MU lainnya. Untuk pihak MU, Vodafone menawarkan The Official Mobile Communications Service for Manchester United Fans, yang disebut dengan manUmobile. Sebagai nilai tambahnya, costumer memiliki akses langsung melalui mobile phone-nya untuk mengakses berita terbaru dari club tersebut selama 24 jam sehari.
Selain itu, MU juga mengadakan kontrak dengan Skinkers Ltd, the leader in PC alert technology solutions. MU menggunakan teknologi Skinkers untuk menciptakan sebuah interaktif, hubungan online antara club tersebut dengan fans-nya, menyampaikan berita dan informasi tentang club, dengan visual yang cukup tinggi, dan penekanan harga yang efisien. Skinkers merupakan bagian yang terintegral dalam usaha MU mengembangkan strategi multimedia-nya, yang digunakan untuk mengedukasi dan memberi informasi tentang club kepada para fans-nya yang berasal dari geografis yang berbeda. Hal tersebut dikutip berdasarkan pernyataan General Manager MU, Mark Hargreaves “United Alerts are an integral part of our online marketing strategy. Not only does it help increase engagement with our fan base by providing news directly to them also enables us to better understand want they want from the club.”
Dari uraian singkat kasus diatas, sedikit banyaknya mewakili konsep paradoxical mirroring yang terdapat dalam buku Communicating Globally bab 8, dimana elemen-elemen stakeholder, communication channels, dan brand structure (dalam hal ini image dan positioning MU-club) mempengaruhi hubungan brand (Manchester United) dengan costumersnya (Fan-nya MU).
Referensi:
Schultz, Don E. dan Kitchen, Philip J. (2000), Communicating Globally : An Integrated Marketing Approach. Chicago. NTC Business Books.